Fenomena dukun cilik Ponari dari Jombang membuat "geger" seantero Indonesia. Beritanya dari televisi, media cetak, dll sedang hangat-hangatnya dibicarakan. Entah apa yang membuat ribuan orang dari berbagai daerah di Indonesia datang ke Jombang hanya untuk meminta Ponari menyelupkan batu coklat ke dalam air yang dipercaya sebagai obat mujarab. Bahkan yang lebih parah lagi, air comberan alias selokan dari kamar mandi Ponari pun diminum atau diambil untuk disaring kembali dan dioleskan ke bagian tubuh yang sakit.
Mohammad Ponari, anak yang berasal dari Dusun Kedung Sari, Desa Balongsari, Kecamatan Megaluh, Jombang, Jawa Timur itu mengaku mendapatkan batu coklat itu saat bermain di bawah guyuran hujan. Ponari mengatakan bahwa dia disambar kilat dan batu coklat yang dipercayai memiliki keajaiban menyembuhkan berbagai macam penyakit itu muncul.
Kabar Ponari dengan batu ajaibnya yang bisa menyembuhkan orang sakit itu berawal dari penyembuhan tetangganya sendiri. Dari pembicaraan orang-orang, kabar ini pun cepat menyebar. Saya juga yakin kalau pemberitaan di televisi, media cetak dan lain-lain juga memberikan efek bombastis akan kehebatan Ponari yang masih diragukan. Puluhan ribu orang akhirnya datang mengharapkan kesembuhan. Sampai-sampai mengakibatkan 4 orang tewas karena berdesak-desakan.
Ayah Ponari pun menjadi korban dan masuk rumah sakit akibat penganiayaan Nd yang rumahnya dipakai oleh Ponari untuk pengobatan. Penganiayaan ini dilatar belakangi rasa iri karena belum mendapatkan bagian uang dari praktek Ponari.
Mungkin hanya masalah waktu saja sampai masyarakat berhenti mempercayai ini. Ponari pun dapat bersekolah kembali seperti anak-anak seusianya. Fenomena ini merupakan potret krisis kesehatan dan keyakinan di Indonesia.
Mohammad Ponari, anak yang berasal dari Dusun Kedung Sari, Desa Balongsari, Kecamatan Megaluh, Jombang, Jawa Timur itu mengaku mendapatkan batu coklat itu saat bermain di bawah guyuran hujan. Ponari mengatakan bahwa dia disambar kilat dan batu coklat yang dipercayai memiliki keajaiban menyembuhkan berbagai macam penyakit itu muncul.
Kabar Ponari dengan batu ajaibnya yang bisa menyembuhkan orang sakit itu berawal dari penyembuhan tetangganya sendiri. Dari pembicaraan orang-orang, kabar ini pun cepat menyebar. Saya juga yakin kalau pemberitaan di televisi, media cetak dan lain-lain juga memberikan efek bombastis akan kehebatan Ponari yang masih diragukan. Puluhan ribu orang akhirnya datang mengharapkan kesembuhan. Sampai-sampai mengakibatkan 4 orang tewas karena berdesak-desakan.
Ayah Ponari pun menjadi korban dan masuk rumah sakit akibat penganiayaan Nd yang rumahnya dipakai oleh Ponari untuk pengobatan. Penganiayaan ini dilatar belakangi rasa iri karena belum mendapatkan bagian uang dari praktek Ponari.
Mungkin hanya masalah waktu saja sampai masyarakat berhenti mempercayai ini. Ponari pun dapat bersekolah kembali seperti anak-anak seusianya. Fenomena ini merupakan potret krisis kesehatan dan keyakinan di Indonesia.







12 comments on “Ponari dan Batu Ajaibnya dari Jombang” :
wah kalau yang gituan sebenarnya banyak,,...
yang kagak kalah aneh kalau mau tahu ke kampung aq jah...
pokoknya pasti diluar jangkauan pikiran kita deh...
PONARI dan PONARYO apa bedanya ya?
@Katobengke: Emang ada apaan Mas??? Apa ada orang makan beling ya?? Hehee.
@Jauhdimata: Ponari = Bocah lelaki dengan batu bertuahnya. Ponaryo = Pria dewasa dengan batu ginjalnya. (Waduh. Mhn maaf bila ada yg tersinggung. :) )
alah we selain nembak keyword ponari, pngen tow....
@Galang: Walah, gak pengen aku. :-p Mending hidup damai, aman dan tenteram di negeriku Indonesia. Hehee.
g ada yg jatuh percuma dari langit......semua ada manfaatnya tapi yg ene keknya udah menyekutukan tuhan deh
anna lihat prakteknya gak sesuai prosedur pengobatan umumnya...dan terkesan jorok....masa batu dipegang trus dimasukkan ke air yg nantinya diminum....ughhhhh harus lbh diteliti lg tuh
tul juga. tergantung dari kepercayaan kita. secar logika aja mungkin kita bisa berpikir, kok ada yang meninggal karena berdesak desakan. 4 orang lagi. apakah itu suatu keajaiban????
apapun jenis nya mau manjur mau nggak yang pasti disana terdapat sugesthi , dan ini sangat perlu dengan kepercayaan, orang yang koma pun mampu bangkit kembali,jadi jika mereka datang kemudian sembuh bukankah sangat baik. meski nggak sembuh juga nggak bakalan lomplain . karena mereka datang juga nggak di panggil pulang nggak diantar. setidaknya ini menunjukkan bahwa kuasa tuhan maha besar. jika dia berkehendak nggak perlu kerja ponari jadi kaya. dan rejeki nggak pilih pilih siapapun berpeluang sampai anak kelas 3 sd pun mendapatkannya.
@Tips Kecantikan: Banyak orang jadi terlalu sangat berharap bisa sembuh dr Ponari.
@Miss Anna: Bukan hanya jorok. Itu batu yg dicemplungin khan ke org yg sakit, nah klo nular gimana coba???
@Kristina Dian Safitry: Mereka mungkin mengira jalannya utk mendapatkan kesembuhan sudah buntu. Begitu dengar Ponari ini, pasti bakal nyoba.
@Naza Luckzana: Mungkin dgn sugesti atau keyakinan akan kesembuhan ini bisa manjur. Sebenarnya banyak contoh dgn kekuatan sugesti bisa membangkitkan kepercayaan diri dan hasilnya tubuh manusia sendirilah yg menyembuhkan. Tapi berapa banyak org yg bisa sembuh dr ini??? Dan berapa banyak org yg tetap saja sakit??? Hal ini sama seperti saat kita mengikuti sebuah seminar ttg motivasi diri. Sang pembicara memberikan semangat yg menggebu-gebu hingga pendengar pun akan mendapatkan kepercayaan diri yg tinggi utk maju.
"Hal yg pasti masih lebih baik daripada hal yg masih di angan-angan belaka".
Allahlah sebaik-baiknya penolong, masyarakat kita sdh jauh dari Tuhan, masa percaya sama batu aneh deh :(
hemm... jadi ponari jadi sodara Gundala putra petir Dong !! Wekek..kek..kek..
Post a Comment
-------------Bila berkenan berikan rating bintang di artikel ini--
Jangan lupa untuk meninggalkan komentar Anda di blog cerita zebhi. Terima Kasih. :D