Akhirnya tiba juga giliran saya untuk mengerjakan Pufet ini. Oh ya, untuk PR dari Mbak Ziezie dan Ari ditunggu saja ya. Soalnya banyak juga PRnya. Terima kasih buat Mister Ndru yang memberikan tugas ini. Saya melanjutkan Pufetnya dari Mas Hardian.
Akhirnya selesai juga. Maklum gak bisa buat puisi bagus. Puisi "Cinta Buta" juga merupakan puisi lama yang saya buat dulu waktu punya pacar. Hehee...
Untuk Mas Harry Pottret silahkan dilanjutkan.
Orang-orang berteriak menggemakan Selamat Tahun Baru 2009
Mereka berbahagia karena kalender berganti baru
Tidakkah kita sadar bahwa pergantian ini juga peringatan akan kematian???
Detik berganti detik, menit selalu berubah, jam, hari, bulan, tahun berputar terus sampai akhir dunia tanpa kita tahu kapan itu terjadi
Aku, engkau, dia, mereka, kita. Apa yang terjadi esok? Ada apa di minggu depan? Bagaimana kehidupanku bulan depan?
ALLAH SWT menentukan takdir manusia dan manusia sendiri mencari jalannya
Mampukah kita melihat dari hati bukan pandangan mata?
Sudahkah kita semua berbuat baik hari ini?
Awal tahun bukan hanya perayaan bagi kita tapi juga perenungan masa lalu dan perencanaan masa depan
Akhirnya selesai juga. Maklum gak bisa buat puisi bagus. Puisi "Cinta Buta" juga merupakan puisi lama yang saya buat dulu waktu punya pacar. Hehee...
Untuk Mas Harry Pottret silahkan dilanjutkan.








6 comments on “Pufet Awal Tahun 2009” :
bagus jug akok puisinya.pede aza lageee..
saya kembali membawa kabar
weleh dadi merinding aku bacanya
Detik berganti detik, menit selalu berubah, jam, hari, bulan, tahun berputar terus sampai akhir dunia tanpa kita tahu kapan itu terjadi
pusinya bagus kok, ari sendiri ga bisa buat puisi hiks.....hiks....:(
@ Dian, Galang, Ari : Terima kasih.
@ Jauhdimata : Yang kepikiran cuma itu Mas. Yah, sesekali ingat2 itu.
wah boleh nih minta diajari puisi
Post a Comment
-------------Bila berkenan berikan rating bintang di artikel ini--
Jangan lupa untuk meninggalkan komentar Anda di blog cerita zebhi. Terima Kasih. :D